monolog blog

buku bekas

buku bekas
Tahun 80an dulu ayah saya menghadiahi buku-buku seperti ini, beli baru tentunya. pada tahun 2008 saya mencari di pasar loak seperti sekitaran jalan palasari dan pasar cikapundung dekat gedung KAA, akhirnya mendapatkan lagi buku-buku seperti itu seharga 50rb rp.

kedua anak saya kini senang sekali membacanya.




















tinneke carmen

tinneke carmen
Buku setebal kurang lebih 250 halaman ini disusun berdasarkan content yang terdapat di blog tinneke carmen. Buku kategori motivasi ini biasa sekali hanya saja komentatornya orang-orang lumayan terkenal seperti peserta ajang idol-idol di layar kaca, saya yakin dibelahan bumi mananpun semua orang pasti punya cerita yang bisa disampaikan. Wajar saja hanya sekali cetak yaitu tahun 2006.


sisi gelap

Kita tidak tahu apakah hati seseorang secantik wajahnya? Atau sikap seseorang seindah tulisannya?

Pria umumnya semangat sekali bertemu wanita cantik, jarak ratusan kilometer dan puluhan liter bensin rela dia tebus demi bertemu pujaan hati. Pada benak sebagian pria, wanita cantik itu membahagiakan.

Jika sudah seperti itu sebenarnya siapa sih mahluk paling sensitif itu?pria kan?, karna pria begitu mudah jatuh cinta,rela berkorban untuk sesuatu yang dia belum tahu sama sekali.

Jika niat seseorang jatuh cinta untuk main-main maka bersiaplah suatu saat akan dipermainkan. Jika jatuh cinta karna mata maka cinta itu akan sirna bila objek cintanya sudah tak sedap dipandang mata.

Wanita berwajah sederhana saat membuka media sosialnya bisa saja inbox dan permintaan pertemanan nihil jikapun update status tak ada komen sama sekali.

Dunia ini sunyi bagi seseorang yang tidak dihargai tapi dengan nasib seperti itu dia tidak akan seenaknya unfriend dan bicara sembarangan karna dia tahu mencari teman apalagi sahabat tidak mudah.

Wanita cantik inboxnya belasan bahkan lebih, setiap hari ada saja yang mohon konfirmasi pertemanan. Banyak pria melirik dan ingin akrab. Baginya hidup ini ramai, penuh sapaan, jempol dan komen ratusan padahal statusnya hanya beberapa huruf saja.

Dia tidak merasa bersalah jika tidak membalas sapaan atau blokir teman karna keadaan memaksanya seperti itu  jikapun bercerai tidak memerlukan waktu lama untuk menikah lagi.

Hidup akan ringan jika kita mempercantik hati, merawat diri sewajarnya. Kita dikenal bukan karna materi yang kita miliki tapi karna kesantunan juga cinta pada sesama (bukan sesama jenis yaa ^_^). Kita dirindukan, ucapan kita menyadarkan dan alangkah mulianya jika Allah swt tersenyum atas ilmu yang kita bagikan.

adab

Tahun 1995-2013 kawan saya bekerja di hutan pedalaman propinsi riau. PMA pulp n paper itu memiliki izin hektaran hak kelola hutan. Karyawan senior mengingatkan jika mandi jangan bugil, cowo atau cewe harus menggunakan pakaian dalam saat mandi. “Ah tahayul” kata temannya dan saat malam tiba hingga dini hari camp/mess karyawan yang terbuat dari susunan papan itu dicakar-cakar harimau.

Suatu malam kawan saya berdua bersama kawannya di teras mess, burung-burung kecil disekitar camp berbunyi, tanda ada harimau/hewan buas seperti beruang merah biasanya…benar saja ada harimau mendekat. Kawan saya menginterogasi kawannya yang punya pacar itu “kamu sudah melakukan apa akhir-akhir ini sama cewe kamu?” temannya menjawab “ngga bang..ngga ngapa-ngapain”…untungnya  harimau itu menjauh.

Di malam yang lain kebetulan bersama teman itu lagi dan kebetulan lagi ada harimau lewat lalu kawannya bersumpah “sumpah bang saya ngga ngapa-ngapain”.

Suatu waktu ada pria berzinah entah dimana dan dengan siapa, saat dia tidur kepalanya dicakar harimau.  kawan saya bilang jika kita bertemu dengan harimau jangan kaget atau lari membelakanginya karna harimau menganggap manusia itu hewan/musuh jika punggung kita terlihat, dan sebenarnya jika harimau telah memakan manusia maka dia akan dijauhi kawan-kawannya, dia pun akan mati ditangan manusia entah diburu atau dibunuh.

Pernah ada seekor anak gajah yang tersangkut di tanah bergambut, teman kawan saya ingin menolongnya tapi teman-teman yang lain berkata “sudah lah nanti sekawan gajah di dekatnya malah mencelakai kita”. Tapi teman saya tetap berniat “ah kasian saya ingin menolongnya”. Lalu mereka membawa tiga excavator, satu untuk menarik dan dua untuk berjaga-jaga jika kawanan gajah itu mengamuk. Setelah saat-saat mencekam usai akhirnya anak gajah itu bisa diangkat dan kawanan gajah yang mengerumuni itu berbunyi dan menggangkat kedua kaki depan mereka. Mungkin sebagai ucapan terima kasih.

Anda boleh tidak percaya atau menganggap semua kejadian itu kebetulan, sayapun tidak melihat langsung hanya mendengar.

Perbuatan tercela itu jika ketahuan akan menghinakan kalaupun tidak ketahuan selalu membawa rasa was-was dan bersalah pada pelakunya. Jika hidup sudah was-was ya tidak ada ketenangan batin.

"cup"

Seperti biasa setiap akhir bulan usaha sampinganku yang dikelola istri sepi. Kelola kuliner itu tidak sulit, yang sulit itu meracik hidangan nikmat tapi hemat. Walaupun harga sembako naik, kami tidak pernah mengganti beras dengan beras murahan, daging dengan daging murahan, intinya teguh menjaga kualitas.

Rezeki begitu-begitu saja mungkin sedekah begitu-begitu saja,
Usaha tak berubah mungkin skill kita tidak bertambah.

Siang itu panas terik, disebelah kanan dipan menggunung pakaian belum disetrika dan sebelah kirinya bertumpuk rapi yang sudah disetrika…rutinitas tak berujung yang meletihkan.
Kukecup pipi istri lama sekali yang berbaring sembari mengibas karton bekas sebagai kipas…..
“semoga kesetiaan, kesabaran dan kerja kerasmu dibalasNya”

Mungkin cinta tak perlu diucapkan bagi anda yang mampu membayar tunai sebuah mobil sebagai hadiah bagi sang istri namun bagiku cinta harus ditunjukan karna wanita suka disayang sehingga merasa dihargai.

guru

Menepilah aku istri dan putri di suatu masjid. Setelah menuaikan salat ada seorang pria muda tersenyum pada kami dan akhirnya berbincang. Pria itu pengurus masjid juga guru ngaji istriku dan teman-temannya semasa gadis dulu.

Waktu awal menikah, teman-teman istriku masih unyu-unyu ^_^, ada yang masih kelas 2 smu ada juga yang masih belasan tahun.  Saat putraku lahir para gadis itu suka main ke rumah mengasuh putraku. Salah satu teman istriku memiliki warung sangat sederhana, dagangannya sedikit sekali tapi jika kami datang mereka memberi camilan-camilan dagangan mereka pada putra kami. Ibunya mengidap katarak pernah dioperasi namun tak lama setelah itu wafat, ayahnya juga tidak bekerja karna kakinya agak pincang. Hidup diberi keterbatasan dan ujian tapi mereka ringan sekali untuk memberi..mulia sekali ya Allah.

Istriku kadang memintaku mengantarkan krim,baju dsb ke rumah teman-teman gadisnya itu, yang namanya abg kadang polos/narsis? Saat menyambutku di ruang tamu berpakaian ala kadarnya, dengan celana pendek atau daster tipis sehingga benderanglah semua perhiasannya ^_^.

Setelah berbicang-bincang dengan guru ngaji itu kami pamit lalu aku bertanya pada istriku “dia kerja dimana?” “satpam” jawab istriku.

“Sedia payung sebelum hujan”

“Sedia payung sebelum hujan”, pasti semua orang tahu pepatah ini tapi apakah semua orang sudah mempraktekan?

Kebanyakan orang.....
Ujian mepet baru belajar
Lulus sekolah/kuliah baru melamar pekerjaan
Menikah baru mencari tempat tinggal
Anak sakit mendadak baru mencari pinjaman tambahan biaya rumah sakit

Sedikit orang...
Membiasakan diri belajar baik ada ujian atau tidak
Jauh sebelum masa menganggur/lulus sekolah/kuliah datang sudah memiliki usaha atau bekerja
Jauh sebelum menikah sudah mencicil/memiliki rumah
Memiliki tabungan cukup jikalau anak sakit/musibah dsb

Jika kita selalu kelabakan mencari solusi saat ada masalah maka kita termasuk orang biasa.
Jika kita selalu memiliki persiapan sebelum masalah itu datang, itulah orang luar biasa.

Orang biasa akan sibuk/letih/habis waktu hanya untuk menyelamatkan kepentingan pribadinya. Kerja dari pagi hingga malam penghasilan pas-pasan habis untuk menebus biaya kebutuhan primernya.

Mahasiswa apalagi lulusan luar negeri miris sekali jika lulus kuliah mengais-ngais rezeki melamar pekerjaan dan dibayar murah lantas apa gunanya buku yang dilahapnya semasa kuliah? Bersaing dengan lulusan smp/smu? Jika ujung-ujungnya tak memiliki ide untuk menyelamatkan diri yaa sudah saja ngga usah buang-buang umur kuliah 5 tahun lebih kan?

Banyak orang tua memberikan mobil seharga ratusan juta untuk anaknya di masa sekolah/kuliah, baiknya uang tersebut digunakan untuk membeli tanah/rumah walau dalam gang sekalipun sehingga bisa digunakan untuk kos-kosan/kontrakan/laundry misalnya.

Ternyata dalam skala besar para pemimpin bangsa ini juga sama prilakunya.
Macet dulu baru berpikir pengadaan transportasi massal
Bbm langka/mahal/terbatas baru berpikir tentang energi alternatif
Banjir dulu baru berpikir tentang lahan resapan,hutan kota, dsb.

Pantaslah walikota Bandung contohnya ditentang oleh para sopir angkot karna mengadakan bus sekolah yang padahal hanya berjumlah 20an itu. Sebagian warganya yang masih belum berpikiran maju kedepan was-was rezekinya terganggu. Padahal negara-negara tetangga singapura/malaysia/australia apalagi jepang, korsel lalu eropa tengah, barat dan amerika pikirannya telah jauh didepan, tata kota, transportasi, pendidikan dst dst telah dipikirkan. Kepentingan massa itu diatas golongan.
Kenapa yaa kebodohan ini koq bareng-bareng? Tidak adakah orang pintar? Atau kita dijegal?

Selama kita selalu ribut tentang bbm, macetnya arus mudik, pergantian/pencarian kurikulum maka bangsa ini akan lambat sekali berkembang jikapun sebagian warga kita makmur tapi tetap saja gaya hidupnya belum efisien.

Asalkan mampu maka orang bebas memiliki mobil sesuka hati, bahkan satu keluarga memiliki mobil sebanyak jumlah istri dan anaknya!
Liburan itu identik dengan turun ke jalan mengendarai motor/mobil misalnya sehingga jika semua orang bermimpi sama maka kemacetan pasti terjadi di akhir pekan.

Uang yang didapat dengan susah payah hangus begitu saja untuk menebus bbm dan membayar tarif toll. Jika orang jakarta ingin liburan ke kota bandung dengan mengendarai mobil maka biaya bbm plus toll mencapai rp 300.000 belum letihnya, resiko kecelakaan, resiko ditilang juga hari seninnya sudah harus fit untuk bekerja.

Jika saja kereta antar kota/trem listrik dalam kota sudah banyak tersedia setiap jam maka dalam perjalanan orang itu bisa istirahat, keliling-keling kota bandung dengan nyaman, mungkin biaya hanya selisih sedikit tapi menikmati liburan tidak dengan keletihan.orangpun malas untuk memiliki kendaraan pribadi.

Anak sekolah/mahasiswa perlu biaya mahal untuk membayar angkot sudah begitu ugal-ugalan, tanpa ac, bahkan ada metromini terjungkal masuk sungai. Sampe di kampus? Letih, bad mood, loss energy.

Orang luar biasa mampu menebak apa yang akan terjadi di masa depan, usaha apa yang akan laku, bagaimana perilaku keseharian manusia nanti. Misalnya dia berpikir suatu saat manusia akan bepergian dan selalu memerlukan minuman kemasan maka pendiri “aqua”lah yang mengais manisnya rezeki saat ini, manusia suatu saat akan tergantung oleh ponsel, jejaring sosial, paket/kuota data,  software dst maka bill gates lah salah satu yang memetik keuntungan.

Orang tradisional berangkat pagi kerja ke kantor pulang sore atau malam.
Orang tradisional buka toko, melayani pembeli, belanja, merapihkan toko dsb.
Orang tradisional harus melek baru uang datang.

Orang fenomenal memang awal usaha dia merintis namun setelahnya tidak perlu full energi untuk menjaga usahanya. Saat bill gates tidur software nya terjual di berbagai benua, saat pemilik hotel berbintang kelas dunia tertidur seperti warren buffet, para manajer bawahannya tetap bekerja dan dia hanya ongkang sana sini untuk mengontrol, tidak perlu setiap saat.

Sayangnya sebagian orang berlindung dalam radius pikirannya, memelihara rasa malasnya dengan menfitnah, “ah uang banyak bukan jaminan kebahagiaan, ah dunia ini kan surganya orang kafir, ah hidup mah sederhana saja dst”.

Jika manusia begitu egois hanya memikirkan yang penting dirinya hidup bagimana bisa memikirkan hidup orang lain, bagaimana berperan dalam atmosfer bumi ini yang tak kita ketahui trendnya akan kemana?.

Kitalah bangsa konsumen segala peralatan elektronik, segala acara di tv, segala trend musik, busana hingga destinasi-destinasi wisata luar negeri.

Nokia, sony, Lg, samsung, casio, yamaha dst panen raya di negeri kita.
Para pembuat ajang idol-idol panen rezeki atas rating acara dan perusahaan pemasang iklan.
Walt disney, paramount picture dan ratusan tv satelit menuai rezeki atas jutaan pelanggan negeri ini.
Toyota, honda, suzuki, bmw, mercy dst laris manis

Dibalik creator/pencetus/pencipta acara-acara tersebut itulah orang-orang jenius/fenomenal/cerdas/jeli yang sudah tidak sibuk lagi dengan menafkahi pribadi. Merekalah trendsetter, penentu minat/style/mode dunia.


Apakah pembeli ponsel samsung kaya raya? Belum tentu
Apakah peserta idol berhasil rekaman semua? Tidak juga
Apakah penonton film bertambah wawasan lalu menjadi mawas dan cerdas? Belum tentu
Apakah pemilik mobil toyota misalnya makmur?bisa iya namun banyak juga banting tulang membayar cicilannya juga tak mampu membayar pajaknya.

Apakah bangsa ini hanya dirugikan/kalah secara materi?
Jika hidup sibuk dipenuhi mimpi ingin memiliki materi sebanyak-banyaknya lalu kapan memperbaiki rohani?

Jikapun label kita negara muslim terbesar di asia, apalah bedanya dengan atheis? Yang tidak mengikuti perintah Allah swt dalam gaya hidup, cara berbisnis, tidak ada aturan halal haram hanya sebatas patuh pada aturan yang dibuat manusia? Itulah buih-buih di lautan, banyak namun tanpa arti terombang ombak lalu dihempas.
Copyright © taman senja. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design