monolog blog

obat


Obat itu walau berbeda nama tapi banyak sekali yang isinya sama. Panadol, termorex itu isinya sama juga obat-obat flu seperti neozep,decolgen dan sejenisnya isinya hampir mirip dan fungsinya sama.

Tubuh kita butuh isi bukan merek, jadi jika anda ke apotik mencari obat dan obatnya kosong, tinggal bilang saja “ada yang samanya?.”

Obat membantu menyembuhkan bukan memvonis untuk menyehatkan, jika anda sering begadang, merokok, jarang konsumsi buah dan bergerak/olahraga juga minum air putih, bagaimana bisa bugar? Imun anda sedikit dan sel-sel utubuh anda tua lemah maka virus akan mudah merasuk dalam tubuh.

Tidur usahakan dibawah jam 12 malam, lebih awal lebih baik karna waktu itu ideal untuk peremajaan sel tubuh.. Lebih baik tidur jam 9 malam dan bangun jam 3 dinihari, daripada tidur jam 3 dinihari lalu bangun jam 9 pagi. Makan buah baiknya saat perut kosong sehingga vitamin akan langsung terserap tubuh, jika makan buah setelah makan nasi misal, maka nasi akan menjadi rusak.

Ada orang was-was tekanan darahnya tidak stabil, dia berpikir telat makan obat dan selalu mengaitkan itu semua karna salah makan. Berarti jika puasa tidak minum obat bisa sakit donk? Jika orang selalu menyalahkan “faktor luar/materi” tidak mau mengakui “faktor dalam/rohani” maka selamanya tidak akan sehat lahir bathin.

Obat itu terdiri dari unsur-unsur kimia kan? Lalu bercampur dengan sel-sel tubuh, sel itu bereaksi/hidup menghasilkan vitamin-vitamin dan menjadi panas energi dan akhirnya menggerakan saraf dsb misalnya. Nah sel bisa bergerak karna apa? Mengapa hidup? Siapa menggerakan? Tak bertuan? Atau anda tak berTuhan? Jika berTuhan maka ada yang menggerakan.

Sudahkah kita dekat denganNya?
Saat anda salat, apakah anda menikmati kebersamaanNya? Atau ingin cepat-cepat selesai?
Saat anda mengaji, apakah kita sadar alunan yang kita baca menstabilkan detak jantung atau merasa bosan?

Jika Dia berkehendak kanker ganas pun lumpuh
Jika Dia berkehendak flu ringan bisa menahun
Matahari saja mampu Dia ciptakan, masa tubuh seorang manusia tidak mampu Dia sehatkan.

"letter from turkey" by faris bq

"letter from turkey" by faris bq
Turki itu saya dengar lewat buku "sejarah hidup muhammad". keren yaa peradaban islam menembus eropa. lalu awal tahun 2014 ada seorang kaskuser menceritakan pengalaman studinya disana...wah makin penasaran aja tentang turki. kebetulan pas di toko buku yang sekarang sudah hengkang dari kota saya (hiks) saya menemukan buku ini....hmmmm rindu terobati

Melalui buku ini faris bercerita tentang kulinernya, manusianya juga curhat tentang segala perasaan yang berkecamuk antara impian dan kebahagiaan yang harus tertunda, perjuangan sang istri di masa penting, dan masa-masa golden age yang mungkin tak sempurnya dimilikinya.
Yang bikin asik itu saat kita melayang-layang keadaan disana (turki) faris membagikan foto-foto keadaan disana, membuat semakin rindu terpaku dan berharap.

Bagi saya buku ini seperti curhat dan buku ini hanya dicetak sekali edisi saja pada tahun 2013, btw kl saya suatu saat publish buku apa bakal kaya gini ya? cuma cetak sekali edisi ^_^







volvo die cast

volvo die cast








masa kuliah



Kuliah itu ada yang setahun hingga lima tahun lebih.
Orang tua mampu membiayai anak kuliah hingga lima tahun kemungkinan mampu secara ekonomi, kecuali anaknya dapat beasiswa dan orangtua memang tak punya penghasilan.

Selama anak kuliah lihatlah apa minatnya, ajak dialog. Misalkan minat mendaki gunung, aktif di organisasi pecinta alam baik di kampus dan di masyarakat.
Tanya apa cita-citanya, apakah ingin menjadi pelatih/konsultan kegiatan outdoor/outbound? Atau tenaga tim sar? Atau ingin berwiraswasta dengan menjual peralatan hiking seperti menjual tas hasil disain sendiri.

Tiga atau lima tahun masa kuliah itu waktu yang panjang untuk mencari tahu produk, observasi bisnis, mengamati/meniru pesaing dst.

Miris jika mendengar orang jual rumah untuk beli mobil, ya kalau beli truk/mobil bak  untuk usaha.
Sikap orang tua berperan dalam masa depan anak, jangan mentang-mentang rezeki lancar lalu membeli barang yang tidak ada efek bagi ekonomi keluarga malah menambah beban pengeluaran.

Kuliah itu hanya membuka wawasan, kuliah tidak menularkan keberanian mencoba berwiraswasta. Bahkan kuliah seringkali tidak mengajarkan kedewasaan mental/spiritual dalam perbedaan pandangan agama/politik/budaya/kompleksnya rumpun-rumpun bangsa.
Saya pernah dengar lembaga pendidikan bernama primagama atau banyak sekolah-sekolah yang didirikan oleh para motivator-motivator yang menetapkan siswa tidak akan dianggap lulus jika usaha/idenya belum bisa menghidupi dirinya.

Contoh sederhana, jika saya telah memiliki rumah dan punya uang rp. 100jt saya akan membeli tanah atau rumah walaupun di gang sekalipun untuk investasi. Apakah nanti digunakan sebagai kontrakan, paud, servis pc/hp, terima laundry, lembaga kursus murah software autocad misal. Yang penting anak saya sehabis lulus tidak diam, ada tempat dan harus punya ide usaha.

Seorang sarjana seharusnya tidak kecewa saat berjualan ternyata diusir aparat satpol pp misalnya, harusnya dia mengetahui sebelum terjun bahwa usaha itu bukan menyerobot hak orang lain, bukan menempati fasilitas umum.
Setinggi-tingginya pendidikan ujungnya kita semua bertarung dengan rasa malas, tipis harapan dan berujung pada iman.

darkest sea

Aku pasrah mengikuti arah
Entah…ini pilihanku atau angin kuat menerpaku tak berdaya
Engkau mulanya bagai pantai cantik
Hati menderu ingin melirik

Dan akupun beranikan diri membasahi diriki pada pantaimu
Menyelam dalam samudramu
Semua bagai mimpi….tak pernah aku berada dalam situasi ini….
Cinta….dengan mudahnya aku umbar

Akankah aku terbangun dan tak bisa kembali?
Kenangan..dan hanya mampu mengenang?
U ….the darkest sea I ever see
Aku terkoyak….gelap…pengap…..ditinggalkan dalam dahsyatnya pusaran samudramu

hummer die cast

hummer die cast
price   : idr 32500 at year 2010
brand  : kinsmart









store   : purwakarta west java indonesia

sesat

Berdiri kami bertepuk tangan
Memuja pemantra zinah
Mengantri ingin dipuji juri
Berebut ingin jadi idola


Ribuan orang ingin jadi juara
Jalan pintas menuju kaya
Tak masalah pamer perhiasan
Yang harusnya jadi kado pernikahan


Kemanakah manusia saat salat lima waktu?
Berebutkah menuju pengeras suara?
Kampungan menjadi pelantun adzan?
Saling enggan menjadi imam


Pelantun zinah menebar mimpi
Terdengar indah racuni hati
Penceramah terdengar basi
Jamaah tak ingin jannah lupa kembali


Kitab suci
AncamanMu aneh
JanjiMu tak menarik
SurgaMu tak dirindukan


Yang halal kami haramkan
Yang sunnah kami matikan
Budaya begitu dipuja
Layar kaca jadi kacamata


Yang keji kami bebaskan
Yang nista kami sediakan
Pembuka aurat kami lindungi
Pecandu syahwat kami naungi



Ibadah formalitas tak berbekas
Menggugurkan tugas tanpa kualitas
Lancangnya kami menendang tiang arsyMu
Menginjak syariatMu


Pantaslah kami tak merasa kehadiranMu
Pantaslah kami tak merasa diawasi
Malangnya kami tak dicintai

Copyright © taman senja. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design